Bunda
Suara gemerisik daun diterpa sang bayu
Temaram sang rembulan
Menyelinap di jendelamu
Di tengah malam
Aku selalu membangunkanmu
Namun, kau tetap tersenyum padaku
Bunda…
Dengan kasih sayangmu
Kau selalu membimbingku
Dengan kesabaranmu
Kau menemaniku
Dengan segalanya
Kau mendidik dan membesarkanku
Oh.. Bunda
Sembahku kepadamu
Baktiku kepadamu
Terima kasihku semuanya untukmu
Indahnya Al-Qur'an
Malam ini kubaca dan kutadabbur kalamMu
Sungguh, jiwaku tak sanggup menampung semua kerinduan ini
Telinga ini seakan ingin selalu mendengar lantunan ayat-ayatMu
Air mata ini mengalir tanpa kusadari
Seakan mata ini tak sanggup menjabarkan semua keAgunganMu
Kuteringat akan semua khilaf dan dosa-dosaku selama ini
Kuteringat semua nikmat yang telah Engkau berikan kepadaku
Namun diri ini dengan sombong telah mengingkari semua nikmat yang Kau beri
Sungguh indah lantunan Al-Qur'an yang kudengar ini
Seakan keindahan dunia tergambar jelas dalam alam bawah sadarku
Sungguh tak ada satu pun syair sang pujangga yang dapat menyaingi maupun menyamainya
Sungguh ku terpukau akan indahnya ayat-ayatMu
Ampuni hamba jika selama ini telah meninggalkan surat dan kalamMu
Ampuni hamba jika selama ini telah melalaikannya
Dulu di waktu ku masih kecil, ku selalu membaca dan melantunkannya dengan indah
Walaupun hanya diterangi lilin dan teplok
Kini, semakin hamba beranjak dewasa mulai menjauh dari ayat-ayatMu
Ya Allah...
Berilah hamba kekuatan dan pemahaman untuk dapat kembali melantunkan kalamMu
Jauhkanlah hamba dari segala rasa malas untuk membacanya
Karuniakanlah CahayaMu untuk menerangi hati dan jiwaku yang telah rapuh
Jadikanlah Al-Qur'an sebagai penerang jalan hidupku yang kelam
Leburkanlah semua kekhawatiran hidup ini dengan lantunan firman-firmanMu
Terangilah hati ini dengan cahaya Al-Qur'an


